Ekonomi Lesu, Agung Podomoro Pesimistis Raih Penjualan Rp 6,5 T di 2015

Ekonomi Lesu, Agung Podomoro Pesimistis Raih Penjualan Rp 6,5 T di 2015

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 07 Jul 2015 20:52 WIB
Ekonomi Lesu, Agung Podomoro Pesimistis Raih Penjualan Rp 6,5 T di 2015
Jakarta - Manajemen PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) ‎pesimistis dapat mencapai target marketing sales hingga akhir tahun yang dipatok Rp 6,5 triliun hingga akhir tahun.

Hal ini dikarenakan masih lesunya penjualan properti di awal tahun 2015 ini seiring terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal pertama tahun 2015 ini. Perusahaan pun berencana memangkas target penjulan marketing tersebut.

"Target Rp 6,5 triliun kemungkinan akan ada revisi. Tapi belum tahu besarnya berapa. Karena kita masih tunggu angka di akhir Juni. Juni sudah habis kan, tapi angkanya belum keluar. Jadi kita tunggu itu dulu," ujar Direktur Keuangan APLN Cesar De La Cruz saat berbincang dengan wartawan di Pullman Hotel Central Park, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekedar catatan, hingga akhir bulan Maret 2015 atau pada kuartal I-2015, APLN mencatat penurunan penjualan marketing hingga 48,6% menjadi Rp 939,7 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun 2014, raksasa Properti ini mampu mencatatkan penjualan marketing sebesar Rp 1,82 triliun.

Ditemui terpisah, VP Corporate Marketing APLN Indra Widjaja Antono mengatakan, pihaknya masih akan berupaya mempertahankan target capaian penjualan tersebut.

Upaya ini ditunjukkan dengan masih adanya sejumlah proyek properti yang akan diluncurkan perusahaan di tahun ini di antaranya, Grand Madison, Podomoro City di Jakarta Barat, SOHO Capital di Pancoran Jakarta Selatan, Pakubuwono Springs di Jakarta Selatan, Pluit City, Bandung City Center dan Borneo Bay City di Balikpapan.‎

"Akan ada revisi sepertinya, tapi kami belum putuskan. Yang pasti kami masih akan usahakan target akhir tahun bisa tercapai. Karena kami masih punya proyek-proyek properti yang siap diluncurkan tahun ini," pungkas dia.

(dna/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads