Uang Rp 42.250 Triliun 'Kabur' dari Bursa Saham China yang Terjun Bebas

Uang Rp 42.250 Triliun 'Kabur' dari Bursa Saham China yang Terjun Bebas

Angga Aliya - detikFinance
Rabu, 08 Jul 2015 11:30 WIB
Uang Rp 42.250 Triliun Kabur dari Bursa Saham China yang Terjun Bebas
Foto: Reuters
Jakarta - Lonjakan pasar saham China akhirnya harus berhenti setelah dalam beberapa perdagangan terakhir mengalami koreksi tajam. Kapitalisasi pasar di Bursa China pun berkurang drastis.

Berdasarkan riset Bespoke Investment Group yang dikutip CNN, Rabu (8/7/2015), kapitalisasi pasar china sudah berkurang hingga US$ 3,25 triliun (Rp 42.250 triliun) dalam satu bulan terakhir.

Dana tersebut merupakan akumulasi dana yang ditarik keluar pasar modal sejak 12 Juni 2015 lalu, atau kurang dari sebulan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nilainya yang sangat besar itu setara dengan total kapitalisasi pasar saham Prancis, atau sekitar 60% dari kapitalisasi pasar Jepang. Sementara dibandingkan kapitalisasi pasar modal Indonesia Rp 5.008 triliun maka nilainya berkali-kali lipat lebih tinggi.

Dana tersebut kebanyakan milik warga China, karena investor asing hanya punya sedikit porsi di bursa negeri tirai bambu yaitu 1,5% dari total kapitalisasi pasar modal, berdasarkan data Capital Economics.
Β 
Pagi tadi, pasar saham China kembali terkena koreksi tajam, Indeks Komposit Shanghai dibuka terjun besar hingga 8%. Akibatnya, para pelaku pasar setempat mulai dari investor hingga broker pun panik.

Sebab, ratusan triliun rupiah dana kembali ditarik ke luar lantai bursa China hanya dalam waktu singkat. Sekitar 700 perusahaan sekuritas alias broker pun berhenti jualan.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads