Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 6,587 poin (0,13%) ke level 4.912,637 dan sempat jadi satu-satunya yang positif di Asia. Sayangnya aksi jual memaksa Indeks jatuh ke zona merah.
Indeks hanya bertahan beberapa menit saja di zona merah. Aksi jual investor asing membuat Indeks tak berdaya dan jatuh ke zona merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga sektor saham masih bertahan positif, yaitu konsumer, konstruksi, dan infrastruktur. Tujuh sektor lainnya tidak bernasib baik.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 131.732 kali dengan volume 3,198 miliar lembar saham senilai Rp 2,598 triliun. Sebanyak 72 saham naik, 179 turun, dan 77 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih kompak melemah hingga siang hari ini. Pasar saham Hong Kong terkena imbas dari jatuhnya bursa China.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 532,87 poin (2,62%) ke level 19,843.72.
- Indeks Hang Seng menukik 1.049,22 poin (4,20%) ke level 23.926,09.
- Indeks Komposit Shanghai jatuh 144,63 poin (3,88%) ke level 3.582,50.
- Indeks Straits Times melemah 36,77 poin (1,10%) ke level 3.304,16.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 2.175 ke Rp 71.700, Multi Prima (LPIN) turun Rp 1.100 ke Rp 5.600, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 46.000, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 12.300.
(ang/dnl)











































