Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya sudah membaca perkembangan ekonomi China dalam 6 bulan terakhir. Menurut BI, pertumbuhan pasar saham China cukup mengagumkan.
"Bisa dikatakan (pasar saham China) tumbuhnya sudah begitu tinggi. Sehingga kalau tergerus sampai 30% kalau dibanding pertumbuhan selama setahun terakhir masih tetap tinggi," kata Agus di kantor BI, Jakarta, Rabu (8/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami waspadai ini. Ekonomi China sangat dekat dengan ekonomi Indonesia. Kami mesti waspada kalau ada perlambatan ekonomi di China kami waspadai di Indonesia. Kita optimistis pertumbuhan ekonomi semester dua. Tapi kondisi ini harus membuat kita lebih hati-hati," jelas Agus.
(dnl/ang)











































