Ini Kata Gubernur BI Soal Krisis Pasar Saham China

Ini Kata Gubernur BI Soal Krisis Pasar Saham China

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 08 Jul 2015 20:41 WIB
Ini Kata Gubernur BI Soal Krisis Pasar Saham China
Foto: Reuters
Jakarta - Pagi ini pasar saham China anjlok 8% di awal perdagangan. Pasar saham negeri tirai bambu itu tengah krisis. Apakah krisis ini akan mengancam perekonomian Indonesia?

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya sudah membaca perkembangan ekonomi China dalam 6 bulan terakhir. Menurut BI, pertumbuhan pasar saham China cukup mengagumkan.

"Bisa dikatakan (pasar saham China) tumbuhnya sudah begitu tinggi. Sehingga kalau tergerus sampai 30% kalau dibanding pertumbuhan selama setahun terakhir masih tetap tinggi," kata Agus di kantor BI, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain pasar saham, BI mewaspadai soal melemahnya pertumbuhan ekonomi China, dan ini menyebabkan harga komoditas melemah.

"Kami waspadai ini. Ekonomi China sangat dekat dengan ekonomi Indonesia. Kami mesti waspada kalau ada perlambatan ekonomi di China kami waspadai di Indonesia. Kita optimistis pertumbuhan ekonomi semester dua. Tapi kondisi ini harus membuat kita lebih hati-hati," jelas Agus.

(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads