Sebelumnya harga minyak jatuh, setelah adanya kesepakatan antara Iran dan 6 negara super power soal program nuklir. Kesepakatan ini membuat Iran bisa mengekspor minyaknya, dan pasokan di pasar internasional akan bertambah, sehingga harga minyak turun.
Namun, penambahan pasokan tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham sektor energi naik, mengikuti kenaikan harga minyak yang terjadi.
Indeks saham Nasdaq naik 75,9 poin (0,42%) ke 18.053,58. INdeks S&P 500 naik 9,35 poin (0,45%) ke 2.108,95. Sementara indeks Nasdaq naik 33,38 poin (0,66%) ke 5.104,89.
Perhatian investor mulai beralih, dari krisis utang di Yunani dan krisis pasar saham China, ke laporan keuangan perusahaan di kuartal II-2015 yang mulai keluar.
Kinerja perusahaan di AS diprediksi akan mengalami penurunan penjualan di kuartal II-2015, ke level terendahnya dalam 6 tahun terakhir.
Ada sekitar 5,5 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata harian, yaitu 6,8 miliar lembar saham pada bulan ini.
(dnl/dnl)











































