Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 13.335 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.345 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 6,859 poin (0,14%) ke level 4.894,948. Banyak investor cairkan dana untuk keperluan hari raya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG jatuh 30,922 poin (0,63%) ke level 4.870,885. Saham-saham unggulan dilepas investor.
Indeks tak mampu naik ke zona hijau sejak pembukaan perdagangan. Indeks malah terus meluncur tajam ke titik terendahnya hari ini di 4.854,453.
Menutup perdagangan terakhir sebelum Lebaran, Rabu (15/7/2015), IHSG melemah 31,958 poin (0,65%) ke level 4.869,849. Sementara Indeks LQ45 berkurang 6,536 poin (0,78%) ke level 832,875.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 295,157 miliar di pasar reguler dan negosiasi.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 180.312 kali dengan volume 3,534 miliar lembar saham senilai Rp 3,762 triliun. Sebanyak 78 saham naik, 186 turun, dan 82 saham stagnan.
Bursa-bursa regional berakhir mixed sore hari ini. Pasar saham China jatuh paling dalam terkena aksi ambil untung.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 78,00 poin (0,38%) ke level 20.463,33.
- Indeks Hang Seng melemah 65,15 poin (0,26%) ke level 5.055,76.
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 118,78 poin (3,03%) ke level 3.805,70.
- Indeks Straits Times bertambah 19,09 poin (0,58) ke level 3.335,59%.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 1.425 ke Rp 5.750, Mayora (MYOR) turun Rp 500 ke Rp 25.500, Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 24.975, dan Blue Bird (BIRD) turun Rp 375 ke Rp 7.550.
(ang/dnl)











































