Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan Medco, Rabu (22/7/2015), kerugian ini terjadi akibat omzet alias pendapatan yang turun dari US$ 352,9 juta di semester pertama tahun lalu menjadi US$ 273,7 juta di akhir Juni 2015.
Turunnya omzet yang cukup dalam itu tidak dibarengi dengan penurunan tajam di beban pokok penjualan. Beban pokok penjualan dan biaya langsung lainnya hanya turun tipis dari US$ 184 juta menjadi US$ 178 juta di semester I-2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan masih mencetak laba dari operasi yang dilanjutkan sebesar US$ 6,1 juta, tapi beban pajak dari pos operasi yang dihentikan menyumbang rugi US$ 22 juta. Sehingga rugi tahun berjalan Medco tercatat US$ 15,8 juta.
Pada perdagangan perdana setelah Lebaran, harga saham Medco di pukul 10.20 waktu JATS ini jatuh 3,14% (80 poin) ke level Rp 2.470 per lembar. Sahamnya ditransaksikan 20 kali dengan volume 59 lot senilai Rp 14,7 juta.
(ang/dnl)











































