Dolar AS Bisa Ditekan Hingga Rp 12.700, Ini Syaratnya

Dolar AS Bisa Ditekan Hingga Rp 12.700, Ini Syaratnya

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2015 16:47 WIB
Dolar AS Bisa Ditekan Hingga Rp 12.700, Ini Syaratnya
Jakarta - Meskipun saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus merosot, namun masih ada optimisme untuk bisa menguat tajam. Rupiah diramalkan bisa kembali menguat ke level Rp 12.700-Rp 12.800 di akhir tahun ini.

Analis Pasar Uang dari Bank Himpunan Saudara Rully Nova menilai, ada optimisme yang mendorong nilai tukar rupiah kembali menguat.

Kepastian soal rencana Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) menaikkan tingkat suku bunganya bisa mendorong perbaikan rupiah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rencana kenaikan suku bunga AS sangat berpengaruh terhadap rupiah. Kalau sudah ada kepastian, risiko berkurang, optimisme rupiah bisa di bawah Rp 13.000. Bisa ke Rp 12.700-12.800," kata dia kepada detikFinance, Kamis (23/7/2015).

Dari faktor domestik, Rully menyebutkan, serapan anggaran pemerintah juga bisa menjadi katalis positif terhadap pasar keuangan.

Hingga kuartal dua tahun ini, realisasi anggaran pemerintah diperkirakan masih akan di bawah 50%.

Dengan angka penyerapan tersebut, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan di level 4,8-4,9%. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi kuartal satu yang sebesar 4,7%.

"Pendorongnya konsumsi masyarakat meningkat dan ekspor mulai membaik," katanya.

Penyerapan anggaran akan mulai tinggi mulai kuartal ketiga, angkanya bisa di atas 50%. Saat penyerapan anggaran mulai optimal, pelaku pasar akan memberikan kepercayaan tinggi terhadap pemerintahan.

Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di level 5,2-5,3% di kuartal ketiga tahun ini. Hingga akhir tahun, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5-5,2%. Ini tentu akan ikut mendorong perbaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Dengan catatan realisasi terserap maksimal, paling tidak 98%," imbuh Rully.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads