Pelaku pasar khawatir, melemahnya perekonomian China selaku negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia, bisa menurunkan aktivitas dagang dunia.
Indeks Dow Jones, bahkan ditutup ke level terendahnya sejak Februari 2015 lalu, dan indeks S&P 500 turun dalam 5 hari berturut-turut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga komoditas juga melanjutkan penurunannya. "Pelemahan signifikan ekonomi China tidak hanya mempengaruhi AS, namun juga dunia," kata Analis, Chuck Carlson dilansir dari Reuters, Selasa (28/7/2015).
Pada perdagangan Senin, indeks Dow Jones turun 0,73% ke level 17.440,59. Indeks S&P 500 turun 0,58% ke 2.067,64. Sementara indeks Nasdaq turun 0,96% ke 5.039,78.
Ada sekitar 7,3 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di atas rata-rata harian sebanyak 6,6 miliar lembar saham bulan ini.
(dnl/dnl)











































