Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 23,940 poin (0,50%) ke level 4.747,345 mengikuti koreksi bursa-bursa regional. Jatuhnya pasar saham China membuat investor ketakutan.
Indeks langsung meluncur ke titik terendahnya hari ini di 4.717,837. Aksi jual banyak dilakukan investor asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir seluruh indeks sektoral terkena tekanan jual, kecuali saham-saham infrastruktur yang masih bisa menguat. Saham-saham bank memimpin pelemahan dengan koreksi paling dalam.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 137.028 kali dengan volume 2,151 miliar lembar saham senilai Rp 2,396 triliun. Sebanyak 61 saham naik, 175 turun, dan 79 saham stagnan.
Bursa-bursa regional siang ini tak lagi kompak melemah setelah pasar saham Hong Kong balik arah ke zona hijau. Investor masih berhati-hati dalam transaksi akibat sentimen dari China.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menipis 20,65 poin (0,10%) ke level 20.329,45.
- Indeks Hang Seng melonjak 444,67 poin (1,83%) ke level 24.796,63.
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 37,08 poin (1,00%) ke level 3.688,48.
- Indeks Straits Times turun 19,45 poin (0,59%) ke level 3.293,97.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.575 ke Rp 48.425, Astra Agro (AALI) turun Rp 675 ke Rp 20.825, BCA (BBCA) turun Rp 475 ke Rp 12.975, dan Siloam (SILO) turun Rp 425 ke Rp 15.450.
(ang/dnl)
