Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun setelah pagi tadi sempat naik meyakinkan. IHSG terkoreksi 8 poin atau turun 0,18%.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 13.422 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.457 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 19,131 poin (0,41%) ke level 4.740,252. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 4,894 poin (0,61%) ke level 800,958.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik tipis 10,27 poin (0,22%) ke level 4.731,391. Sementara Indeks LQ45 bertambah 2,13 poin (0,27%) ke level 796,064.
Menutup perdagangan, Kamis (30/7/2015), IHSG justru turun 8,629 poin (0,18%) ke level 4.712,492. Sementara Indeks LQ45 turun 2,812 poin (0,35%) ke level 793,252
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 181.158 kali dengan volume 6,128 miliar lembar saham senilai Rp 4,757 triliun. Sebanyak 128 saham naik, 142 turun, dan 96 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia berakhir mix. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 219,92 poin (1,08%) ke level 20.522,83.
- Indeks Hang Seng turun 121,47 poin (0,49%) ke level 24.497,98.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 83,44 poin (2,20%) ke level 3.705,73.
- Indeks Straits Times melemah 34,88 poin (1,05%) ke level 3.249,52.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah SQBI naik Rp 24.500 ke Rp 314.500, MIKA naik Rp 625 ke Rp 26.650, UNTR naik Rp 550 ke Rp 19.200, dan MREI naik Rp 405 ke Rp 5.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HMSP turun Rp 2375 ke Rp 82.600, UNVR turun Rp 1200 ke Rp 38.500, AALI turun Rp 1025 ke Rp 19675, dan INTP turun Rp 425 ke Rp 20.000.











































