IHSG Ditutup Tetap di Level 1100

IHSG Ditutup Tetap di Level 1100

- detikFinance
Rabu, 23 Feb 2005 16:55 WIB
Jakarta - IHSG pada penutupan perdagangan Rabu (23/2/2005) naik 3,013 poin pada level 1102,926. Kenaikan indeks tidak lagi didominasi oleh saham-saham unggulan karena saham lapis kedua juga mulai dilirik investor. Indeks LQ 45 naik 0,715 poin pada level 239,792, JII turun 0,268 poin pada level 178,273, MBX naik 1,199 poin pada level 293,233 dan DBX turun 1,103 poin pada level 258,404.Perdagangan di pasar reguler berlangsung ramai dengan transaksi terjadi sebanyak 29.891 kali pada volume 5.013.109 lot saham senilai Rp 1,703 triliun. Sebanyak 83 saham naik, 66 saham turun dan 216 saham stagnan. Saham-saham yang naik harganya di top gainer diantaranya Hero naik Rp 300 menjadi Rp 3.300, Bank Danamon naik Rp 175 menjadi Rp 4725, Hexindo Adiperkasa naik Rp 150 menjadi Rp 4350, Astra Internasional naik Rp 100 menjadi Rp 11.250, BRI naik Rp 75 menjadi Rp 3.300 dan Multipolar naik Rp 20 menjadi Rp 340.Sementara di top loser diantaranya Barito Pacific Timber turun Rp 70 menjadi Rp 1.200, London Sumatera Plantation turun Rp 50 menjadi Rp 1520, Lautan Luas turun Rp 40 menjadi Rp 520, Kalbe Farma turun Rp 40 menjadi Rp 840, Astra Agro Lestari turun Rp 25 menjadi Rp 3.100. Menurut Fendi Susianto, equity wealth management BNI, kenaikan indeks hari ini merupakan akumulasi banyaknya sentimen positif di pasar terutama ditingkatnya peringkat utang Indonesia oleh Fitch yang diikuti oleh membaiknya peringkat beberapa perusahaan oleh Moody's. Sentimen positif lainnya adalah keluarnya Indonesia sudah dikeluarkan dari daftar negara yang tidak kooperatif dalam hal tindak pidana pencucian uang dari FATF atau disebut (Non cooperatif coutries and teritories on money laundering). Faktor ini menurut Fendi membuat investor asing terus percaya untuk masuk ke Indonesoa. Selain itu juga ada sentimen positif dari laporan keuangan emiten, keluarnya laporan BPS soal PDB Indonesia yang diluar perkiraan investor serta lelang surat utang negara. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads