"RUPS dijadwalkan 27 Agustus kemudia awal perdagangan 10 September," kata Corporate Secretary Adhi Karya Ki Syahgolang Permata kepada detikFinance, Jumat (31/7/2015).
Pria yang akrab dipanggil Kiki ini, menyebut saham baru tersebut akan dilepas pada kisaran Rp 1.510 sampai Rp 2.400 per lembar. Dari target dana Rp 2,745 triliun, Pemerintah akan menyerap saham baru senilai Rp 1,4 triliun sisanya diserap oleh publik. Dana dari pemerintah itu merupakan suntikan dari Penyertaan Modal negara (PMN).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pembangunan kereta LRT, Adhi Karya masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) untuk penugasan. Perpres ini ditargetkan akan keluar dalam waktu dekat. Setelah Perpres turun, Adhi Karya akan mengurus berbagai perizinan.
Ditargetkan, Adhi Karya bisa memulai pembangunan pada 17 Agustus 2015. Tahap awal, Adhi Karya akan membangun LRT yang membentang dari Cibubur-Dukuh Atas.
(feb/dnl)











































