Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 13.476 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 13.531 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 24,485 poin (0,51%) ke level 4.778,044. Sedangkan Indeks LQ45 6,267 poin (0,77%) ke level 806,830.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang pekan lalu sudah menguat kini terkena aksi ambil untung. Hanya sektor agrikultur yang bisa menguat.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 20,862 poin (0,43%) ke level 4.781,667. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 5,313 poin (0,65%) ke level 807,784.
Akhir pekan lalu IHSG ditutup naik ke level 4.800. IHSG seharian bertahan di zona hijau hingga ditutup menguat 90 poin.
Sedangkan Wall Street berakhir negatif pada perdagangan akhir pekan. Ini didorong oleh saham-saham sektor energi yang jatuh. dan memunculkan persepsi baru, bahwa Federal Reserve (The Fed) bakal menunda kenaikan bunga acuan.
Bursa-bursa regional kompak melemah diseret koreksi tajam bursa saham China dan Hong Kong. Kinerja emiten yang meleset dari prediksi memberi sentimen negatif.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 159,58 poin (0,78%) ke level 20,425.66.
- Indeks Hang Seng anjlok 387,89 poin (1,57%) ke level 24.248,39.
- Indeks Komposit Shanghai jatuh 72,39 poin (1,98%) ke level 3.591,34.
- Indeks Straits Times berkurang 8,30 poin (0,26%) ke level 3.194,20.











































