Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 13.940 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.508 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 16,030 poin (0,33%) ke level 4.784,152. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 4,103 poin (0,50%) ke level 810,951.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan kembali terkena tekanan jual, terutama yang kemarin sempat naik. Investor masih memantau laporan kinerja emiten semester I-2015.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG berkurang 8,778 poin (0,18%) ke level 4.791,404. Sementara Indeks LQ45 mundur 2,245 poin (0,28%) ke level 812,809.
Kemarin IHSG sempat naik-turun antara zona merah dan hijau sebelum berakhir stagnan. Indeks hanya turun tipis 2 poin di awal pekan ini.
Semalam Wall Street ditutup negatif pada perdagangan Senin awal pekan. Ini dikarenakan turunnya harga minyak yang mendorong saham-saham energi ikut lesu. Serta data manufaktur di China yang menimbulkan kekhawatiran.
Bursa-bursa regional rata-rata dibuka melemah pagi ini setelah dapat sentimen negatif dari Wall Street. Hanya pasar saham China yang masih bisa menguat.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menipis 15,55 poin (0,08%) ke level 20.532,56.
- Indeks Hang Seng melemah 224,86 poin (0,91%) ke level 24.411,42.
- Indeks Komposit Shanghai naik 3,56 poin (0,10%) ke level 3.626,46.
- Indeks Straits Times berkurang 4,61 poin (0,14%) ke level 3.188,18.











































