Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 16,030 poin (0,33%) ke level 4.784,152 mengikuti koreksi bursa global dan regional. Minimnya sentimen positif membuat IHSG sulit bergerak ke atas.
Saham-saham unggulan kembali terkena tekanan jual, terutama yang kemarin sempat naik. Investor masih memantau laporan kinerja emiten semester I-2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sektor tambang dan aneka industri masih bisa menguat. Sayangnya, delapan sektor terkena koreksi akibat aksi jual.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 99.056 kali dengan volume 2,181 miliar lembar saham senilai Rp 2,083 triliun. Sebanyak 111 saham naik, 148 turun, dan 84 saham stagnan.
Bursa-bursa regional hingga siang hari ini rata-rata masih melemah. Hanya bursa saham China yang masih bisa menguat.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 54,60 poin (0,27%) ke level 20.493,51.
- Indeks Hang Seng turun 32,59 poin (0,13%) ke level 24.378,83.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 48,59 poin (1,34%) ke level 3.671,49.
- Indeks Straits Times berkurang 4,97 poin (0,16%) ke level 3.187,82.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 300 ke Rp 16.000, Citra Tubindo (CTBN) turun Rp 300 ke Rp 5.400, Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 28.000, dan Unilever (UNVR) turun Rp 275 ke Rp 38.600.
(ang/hen)











































