Wall Street sudah 3 hari berturut-turut sejak Jumat akhir pekan lalu. Investor juga masih mengkhawatirkan soal rencana kenaikan bunga acuan oleh bank sentral AS, The Fed.
Untuk Apple, saham produsen iPhone ini turun 3,21% ke US$ 114,64 per lembar. Penurunan saham Apple ini menjadi pendorong turunnya bursa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apple menjadi penggerak pelemahan pasar hari ini. Tapi bila anda melihat sektor-sektor yang ada, hampir seluruhnya turun," kata Analis, Alan Gayle, dilansir dari Reuters, Rabu (5/8/2015).
Saham-saham bergerak negatif juga karena berita dari Presiden The Fed Atlanta, Dennis Lockhart, yang mengatakan September adalah waktu yang tepat untuk menaikkan bunga acuan.
Indeks Dow Jones turun 0,27% ke 17.550,69. Indeks S&P 500 turun 0,22% ke 2.093,32. Sementara indeks Nasdaq turun 0,19% ke 5.105,55.
Ada sekitra 6,4 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata harian sebanyak 7 miliar lembar saham bulan ini.
(dnl/dnl)











































