Saham Apple Jeblok, Wall Street Ikut Negatif

Saham Apple Jeblok, Wall Street Ikut Negatif

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2015 07:01 WIB
Saham Apple Jeblok, Wall Street Ikut Negatif
Foto: Reuters
New York - Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) berakhir negatif pada perdagangan Selasa. Kondisi ini salah satunya diakibatkan oleh anjloknya saham Apple ke posisi terendahnya dalam 6 bulan terakhir.

Wall Street sudah 3 hari berturut-turut sejak Jumat akhir pekan lalu. Investor juga masih mengkhawatirkan soal rencana kenaikan bunga acuan oleh bank sentral AS, The Fed.

Untuk Apple, saham produsen iPhone ini turun 3,21% ke US$ 114,64 per lembar. Penurunan saham Apple ini menjadi pendorong turunnya bursa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelemahan ekonomi China yang diprediksi bakal menurunkan penjualan iPhone dkk, berkontribusi menekan saham Apple.

"Apple menjadi penggerak pelemahan pasar hari ini. Tapi bila anda melihat sektor-sektor yang ada, hampir seluruhnya turun," kata Analis, Alan Gayle, dilansir dari Reuters, Rabu (5/8/2015).

Saham-saham bergerak negatif juga karena berita dari Presiden The Fed Atlanta, Dennis Lockhart, yang mengatakan September adalah waktu yang tepat untuk menaikkan bunga acuan.

Indeks Dow Jones turun 0,27% ke 17.550,69. Indeks S&P 500 turun 0,22% ke 2.093,32. Sementara indeks Nasdaq turun 0,19% ke 5.105,55.

Ada sekitra 6,4 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata harian sebanyak 7 miliar lembar saham bulan ini.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads