IHSG Masih akan Bergerak Negatif

Rekomendasi Saham

IHSG Masih akan Bergerak Negatif

Angga Aliya - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2015 08:56 WIB
IHSG Masih akan Bergerak Negatif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melemah 19 poin akibat tekanan jual dari investor asing. Dana asing mengalir ke luar lantai bursa sekitar Rp 500 miliar.

Menutup perdagangan, Selasa (4/8/2015), IHSG melemah 19,095 poin (0,40%) ke level 4.781,087. Sementara Indeks LQ45 berkurang 4,072 poin (0,50%) ke level 810,982.

Semalam Wall Street berakhir negatif pada perdagangan Selasa. Kondisi ini salah satunya diakibatkan oleh anjloknya saham Apple ke posisi terendahnya dalam 6 bulan terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks Dow Jones turun 0,27% ke 17.550,69. Indeks S&P 500 turun 0,22% ke 2.093,32. Sementara indeks Nasdaq turun 0,19% ke 5.105,55.

Hari ini IHSG diperkirakan masih akan mengalami pelemahan akibat masih kurangnya sentimen positif. Investor juga masih mencermati laporan kinerja emiten semester I.

Pergerakan bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menipis 14,77 poin (0,07%) ke level 20.505,59.
  • Indeks Straits Times turun 11,63 poin (0,36%) ke level 3.179,41.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
First Asia Capital
Perdagangan kemarin minim insentif positif menyusul kurang kondusifnya pergerakan pasar saham kawasan dan kekhawatiran pelemahan rupiah atas dolar AS yang menyentuh Rp13500. IHSG akhirnya gagal bertahan di atas level 4800, ditutup kembali melemah 19 poin (0,4%) di 4781,087. Koreksi IHSG terutama dipicu keluarnya dana asing yang kemarin mencatatkan nilai penjualan bersih Rp531,8 miliar. Di tengah minimnya insentif positif, aksi beli selektif yang mendominasi perdagangan kemarin digerakkan saham pertambangan logam menyusul reboundnya harga komoditas logam.

Sedangkan saham sektoral lainnya umumnya bergerak di negatif area. Saat ini pasar tengah menanti rilis pertumbuhan ekonomi kuartal dua. Kekhawatiran perlambatan ekonomi domestik di tengah depresiasi rupiah atas dolar AS telah menghambat peluang penguatan lanjutan. Sementara Wall Street tadi malam kembali bergerak di teritori negatif untuk tiga hari perdagangan. Indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 0,27% dan 0,22% di 17550,69 dan 2093,32. Koreksi terutama dipicu sentimen kinerja kuartal dua emiten yang di bawah ekspektasi seperti Allstate Corp., CVS Health Corp, dan koreksi lanjutan saham Apple. Sedangkan harga komoditas tadi malam berhasil rebound setelah tertekan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Harga minyak mentah di AS rebound 1,78% di USD46,37/barrel.

Melanjutkan perdagangan hari ini, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan terbatas cenderung di teritori negatif. Perdagangan cenderung didominasi saham-saham lapis dua dan tiga dipicu sentimen penurunan harga minyak mentah dan depresiasi rupiah atas dolar. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4750 dan resisten di 4810.

OSO Securities
Setelah ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya, kemarin IHSG kembali mengalami koreksi. IHSG turun 0.40% ke level 4,781.09. Penurunan yang terjadi inline dengan mayoritas bursa Asia yang mengalami pelemahan. Hampir seluruh sektor di bursa mengalami pelemahan, hanya sektor trade dan mining yang terlihat gagah ditengah gelapnya perdagangan kemarin. Tercatat pelaku pasar asing melakukan aksi jual bersih sebesar Rp 531.81 miliar.

Sementara itu, bursa Wall Street juga kembali terjatuh pada zona merah ditengah positifnya data Factory Orders bulan Juli yang mengalami peningkatan sebesar 1.8% dari sebelumnya 1.1%.

Tidak jauh berbeda dengan Bursa Eropa, mayoritas perdagangan di bursa Eropa juga ditutup melemah. Rilisnya data PPI bulan Juni yang turun menjadi 0.1% dari sebelumnya 0%, menjadi katalis negatif pada perdagangan kemarin. Hanya DAX yang mampu menguat sebesar 0.11% ke level 11,456.07.

Kami perkirakan hari ini IHSG diprediksi bergerak sideways seiring penantian rilisnya data pertumbuhan GDP Indonesia semester 1. Secara technical IHSG masih berada di area lower Bollinger band. Indikator volume MACD Histogram terus melanjutkan penguatan. Indikator RSI dan MtM terlihat masih menunjukkan penguatan. Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak pada kisaran 4750 – 4810.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads