Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG IHSG naik tipis 5,408 poin (0,11%) ke level 4.855,940. Investor mulai berani berburu saham setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi kemarin.
Indeks sempat naik ke titik tertingginya di 4.868,074 sebelum akhirnya kena koreksi. Hampir seluruh lapisan saham masuk zona merah, kecuali sektor finansial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham bank kelas berat jadi incaran investor sehingga masih bisa menguat di tengah koreksi IHSG. Saham lapis dua mulai dilepas setelah kemarin naik.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 105.463 kali dengan volume 2,332 miliar lembar saham senilai Rp 2,772 triliun. Sebanyak 98 saham naik, 156 turun, dan 73 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata bergerak negatif hingga siang hari ini, hanya bursa saham Jepang yang masih positif. Imbas perlambatan ekonomi membuat pelaku pasar Asia cenderung wait and see.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 146,54 poin (0,71%) ke level 20.760,60.
- Indeks Hang Seng melemah 109,78 poin (0,45%) ke level 24.404,38.
- Indeks Komposit Shanghai turun 12,26 poin (0,33%) ke level 3.682,31.
- Indeks Straits Times menipis 1,39 poin (0,04%) ke level 3.190,00.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 975 ke Rp 47.875, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 725 ke Rp 83.275, Indomobil (IMAS) turun Rp 365 ke Rp 3.435, dan Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 38.850.
(ang/dnl)











































