Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 4,909 poin (0,10%) ke level 4.801,655. Masih tingginya nilai tukar rupiah membuat pelaku pasar khawatir.
Indeks langsung bergerak di zona merah sejak pembukaan perdagangan, tak mampu menyentuh zona hijau sama sekali. Hanya saham-saham konsumer yang bertahan positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor asing melepas saham-saham unggulan di sektor finansial dan pertambangan. Sementara saham perusahaan ritel masih bisa naik.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 87.415 kali dengan volume 2,204 miliar lembar saham senilai Rp 1,805 triliun. Sebanyak 67 saham naik, 156 turun, dan 96 saham stagnan.
Bursa-bursa regional kompak menguat hingga siang ini, meninggalkan Bursa Efek Indonesia (BEI) sendirian di zona merah. Pasar saham China melonjak hingga lebih dari satu persen.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 47,73 poin (0,23%) ke level 20.712,17.
- Indeks Hang Seng menguat 237,80 poin (0,98%) ke level 24.613,08.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 69,49 poin (1,90%) ke level 3.731,03.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 475 ke Rp 83.525, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 325 ke Rp 10.475, Panin Sekuritas (PANS) turun Rp 220 ke Rp 3.930, dan PGN (PGAS) turun Rp 215 ke Rp 3.635.
(ang/dnl)











































