SBY Buka Pameran APEI Besok

Targetkan 70.000 Pengunjung

SBY Buka Pameran APEI Besok

- detikFinance
Kamis, 24 Feb 2005 11:25 WIB
Jakarta - Asosisi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) menargetkan 70.000 pengunjung dalam Pameran Pasar Modal Indonesia tahun 2005 yang berlangsung pada 25-27 Februrai 2005 di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC). Sedangkan pada pameran yang sama tahun 1997, jumlah pengunjung mencapai 50.000 orang. "Kita berharap jumlah pengunjung meningkat karena tahun ini pasar modal sedang bullish," kata Noor Hassim Ketua APEI di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Kamis (24/2/2005). Rencananya pameran ini akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan diikuti oleh 62 perusahaan yang terdiri dari 20 perusahaan efek, para pengelola reksa dana, perbankan. Selain itu juga diikuti oleh SRO (Self Regulation Organization) yaitu BEJ (Bursa Efek Jakarta), BES (Bursa Efek Surabaya), KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia), KPEI (Kliring Penjaminan Efek Indonesia) dan Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal) serta asosiasi profesi. Menurut Hassim, pameran ini menargetkan orang awam yang benar-benar belum mengetahui seluk-beluk berinvestasi di pasar modal, baik saham, obligasi maupun reksa dana. "Saya perkirakan yang menjadi primadona adalah reksa dana karena investasinya relatif aman," ujarnya. APEI sendiri menurut Hasim, berharap dengan adanya pameran ini bisa menambah jumlah basis investor yang saat ini baru sebanyak 100.000 investor. "Kalau bisa seperti Malaysia yang sudah jutaan jumlah investornya, kita juga punya potensi kesana tapi kendalanya masyarakat belum banyak mengenal produk pasar modal," katanya. Pameran dan klinik investasi akan dibuka untuk umum sejak pukul 10.00 WIB sampai 21.00 WIB tanpa dikenakan biaya. Selain pameran APEI juga menyelenggarakan seminar yang nara sumbernya antara lain Ketua Bappenas/ Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sri Mulyani, Meneg BUMN Sugiharto, Chairman of Merrill Lynch International Kevan Watts, Chairman of Australia Securities & Investment Commission Jeffery Lucy M, Direktur BEJ MS Sembiring dan Dirut KSEI Benny Hariyanto. "Kita juga menyediakan hiburan band dan artis-artis supaya pengunjung tidak jenuh," katanya. Seminar ini menelan biaya sebesar Rp 2 miliar yang dananya diantaranya dananya berasal dari sponsor serta penjualan gerai (stand). (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads