Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 8,897 poin (0,19%) ke level 4.761,406. Ada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pembukaan bursa pagi tadi.
Indeks sama sekali belum menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Indeks malah terus jatuh hingga ke titik terendahnya di 4.721,744.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan kembali jadi sasaran aksi jual. Tak satu pun indeks sektoral yang bisa bertahan di zona hijau.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 79.508 kali dengan volume 2,166 miliar lembar saham senilai Rp 1,779 triliun. Sebanyak 55 saham naik, 198 turun, dan 65 saham stagnan.
Bursa-bursa regional siang ini rata-rata berhasil menguat meski sentimen dari pasar global negatif. Bahkan pasar saham China bisa melesat hingga lebih dari tiga persen.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 78,47 poin (0,38%) ke level 20.803,03.
- Indeks Hang Seng melemah 74,85 poin (0,30%) ke level 24.477,62.
- Indeks Komposit Shanghai melesat 119,90 poin (3,20%) ke level 3.864,10.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Mitra Keluarga (MIKA) naik Rp 1.200 ke Rp 27.700, Multi Prima (LPIN) naik Rp 500 ke Rp 7.000, Indocement (INTP) naik Rp 100 ke Rp 19.900, dan Grand Kartech Tbk (KRAH) naik Rp 80 ke Rp 2.025.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mandom (TCID) turun Rp 1.000 ke Rp 18.000, Unilever (UNVR) turun Rp 875 ke Rp 37.825, Astra Agro (AALI) turun Rp 575 ke Rp 19.200, dan Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 350 ke Rp 8.350.
(ang/hen)











































