Meski IHSG dan reksa dana saham bergerak minus, namun secara nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana masih bisa tumbuh 8,49% yaitu dari Rp 242,72 trilun awal Januari menjadi Rp 293,33 triliun per 9 Agustus.
"Reksa dana tetap tumbuh di tengah penuruan IHSG," kata Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK, Nurhaida, usai perayaan ulang tahun pasar modal ke-38 di Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Jakarta Selatan, Senin (10/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nurhaida, OJK akan memastikan melambatnya situasi ekonomi dunia tidak terlalu mempengaruhi pergerakan pasar keuangan sampai akhir tahun ini.
"Tugas utama OJK adalah bagaimana kami mengantisipasi ketika kondisi ekonomi membaik, kami sudah siap dengan perangkat-perangkatnya," katanya.
Nurhaida memprediksi penyerapan anggaran pemerintah akan melonjak di akhir tahun. Sehingga ekonomi bisa kembali membaik dan memberi imbas positif ke pasar modal dalam negeri.
(ang/hen)











































