Sentimen pertama yang hinggap di pelaku pasar adalah melemah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Dolar AS awal pekan sudah mencapai Rp 13.500.
Sementara hari ini dolar AS sudah menembus Rp 13.825 hingga siang ini. Pemicunya adalah sentimen negatif juga, datangnya dari China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuan turun hingga ke titik terendah dalam 3 tahun terakhir. Dalam satu hari yuan mengalami koreksi harian terparahnya dalam dua puluh tahun terakhir.
Sentimen ini juga menggerus kepercayaan pelaku pasar saham terhadap negara dengan ekonomi terbesar kedua dunia itu. Alhasil IHSG kembali anjlok.
Senin lalu, IHSG ditutup turun 47 poin, sedangkan Selasa kemarin anjlok 126 poin. Nah, siang ini, seperti dikutip dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/8/2015), IHSG jatuh sekitar 144 poin.
Jika dikalkulasi, IHSG sudah terpangkas lebih dari 300 poin hanya dalam tiga hari.
(ang/dnl)











































