Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,781 poin (0,04%) ke level 4.481,272 setelah tiga hari jeblok. Koreksi tajam yang terjadi sejak awal pekan dimanfaatkan investor untuk berburu saham murah.
Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi tertinggi yang bisa diraih IHSG siang ini ada di level 4.572,918.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor domestik getol berburu saham-saham unggulan yang sudah murah. Seluruh indeks sektoral kompak menguat.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 140.739 kali dengan volume 2,652 miliar lembar saham senilai Rp 2,433 triliun. Sebanyak 211 saham naik, 61 turun, dan 53 saham stagnan.
Bursa-bursa regional tak lagi kompak menguat setelah pasar saham China terkena koreksi. Menguatnya yuan terhadap dolar membuat sahamnya turun.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 158,21 poin (0,78%) ke level 20.550,98.
- Indeks Hang Seng naik 70,74 poin (0,30%) ke level 23.986,76.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 24,26 poin (0,62%) ke level 3.862,06.
- Indeks Straits Times melonjak 35,45 poin (1,16%) ke level 3.096,94.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 800 ke Rp 2.800, Bina Dana (ABDA) turun Rp 450 ke Rp 7.400, Bank Mega (MEGA) turun Rp 300 ke Rp 2.600, dan Indomobil Sukses (IMAS) turun Rp 205 ke Rp 3.100.
(ang/dnl)











































