Yuan Dibikin Lemah, Investor Borong Dolar AS

Yuan Dibikin Lemah, Investor Borong Dolar AS

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2015 17:17 WIB
Yuan Dibikin Lemah, Investor Borong Dolar AS
Jakarta - Langkah bank sentral China, The People's Bank of China (PBoC) yang sengaja melemahkan yuan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dipandang sebagai biang keladi tertekannya rupiah ke level yang sangat dalam sejak awal pekan ini.

Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Budi Gunadi Sadikin berpandangan, selain memberi dampak teknikal terhadap rupiah, pelemahan yuan secara sengaja ini juga memberi dampak psikologis.

"Memang secara teknikal, rupiah akan ikut melemah karena pelemahan yuan itu. Tapi ada faktor lain yaitu faktor psikologis. Orang karena pikirannya khawatir jadinya mereka mengamankan uangnya dengan beli dolar sebanyak-banyaknya." ujar dia ditemui di Plaza Mandiri, Kamis (13/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktor psikologis ini, menurut Budi, bisa dikendalikan supaya meredam aksi beli dolar AS yang menyebabkan rupiah makin babak belur.

"Kurs ini kan harga. Kalau orang banyak beli artinya permintaan akan naik. Wajar saja kalau harga dolar makin naik dan rupiah makin terpuruk," sambungnya.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan sehingga cepat-cepat mengamankan uangnya ketika terjadi gejolak di luar negeri. Karena dengan bersikap tenang dan tidak buru-buru membeli dolar, justru akan membuat rupiah lebih tahan terhadap pelemahan lebih dalam ketika terjadi gejolak.

Lagi pula menurutnya, rupiah sudah berada di bawah titik terendahnya yang justru berpotensi segera berbalik arah menguat.

"Teknikal dari luar negeri itu adalah hal yang nggak bisa dihindari. Tapi kalau dalam negerinya tenang, kita nggak akan jatuh terlalu dalam. Rupiah sebenarnya sudah undervalue jadi akan segera menguat asal dalam negerinya yakin dan percaya," pungkas dia.

(dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads