Indeks energi di S&P turun 1,4%, setelah harga minyak kembali turun ke titik terendahnya dalam 6,5 tahun terakhir.
Selama Juli 2015, penjualan di sektor ritel naik. Data ini menimbulkan spekulasi kembali soal kenaikan suku bunga acuan, oleh bank sentral AS yaitu Federal Reserve (The Fed). Namun banyak yang pesimistis kenaikan bunga acuan akan terjadi cepat, setelah langkah China mendevaluasi mata uang yuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones naik tipis 5,74 poin (0,03%) ke 17.408,25. Indeks S&P 500 turun tipis 2,66 poin (0,13%) ke 2.083,39. Kemudian, indeks Nasdaq turun 10,83 poin (0,21%) ke 5.033,56.
Saham yang naik tinggi adalah Cisco, yaitu 2,9% menjadi US$ 28,7 per lembar. Kenaikan ini akibat kinerjanya yang tinggi di atas perkiraan pelaku pasar saham.
Ada sekitar 6,2 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di bawah rata-rata harian sebanyak 7,1 miliar lembar saham.
(dnl/dnl)











































