Saham Energi Tumbang, Wall Street Datar

Saham Energi Tumbang, Wall Street Datar

Wahyu Daniel - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2015 06:54 WIB
Saham Energi Tumbang, Wall Street Datar
Foto: Reuters
New York - Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) berakhir datar pada perdagangan Kamis, setelah saham-saham sektor energi berjatuhan. Namun kejatuhan saham energi ini diimbangi oleh munculnya data positif soal perbaikan penjualan di sektor ritel.

Indeks energi di S&P turun 1,4%, setelah harga minyak kembali turun ke titik terendahnya dalam 6,5 tahun terakhir.

Selama Juli 2015, penjualan di sektor ritel naik. Data ini menimbulkan spekulasi kembali soal kenaikan suku bunga acuan, oleh bank sentral AS yaitu Federal Reserve (The Fed). Namun banyak yang pesimistis kenaikan bunga acuan akan terjadi cepat, setelah langkah China mendevaluasi mata uang yuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasar masih melakukan penyesuaian dengan devaluasi di China. Ini menimbulkan banyak ketidakpastian, dan orang tidak yakin sejauh mana pengaruhnya," kata Analis, Michael O'Rourke, dilansir dari Reuters, Jumat (14/8/2015).

Indeks Dow Jones naik tipis 5,74 poin (0,03%) ke 17.408,25. Indeks S&P 500 turun tipis 2,66 poin (0,13%) ke 2.083,39. Kemudian, indeks Nasdaq turun 10,83 poin (0,21%) ke 5.033,56.

Saham yang naik tinggi adalah Cisco, yaitu 2,9% menjadi US$ 28,7 per lembar. Kenaikan ini akibat kinerjanya yang tinggi di atas perkiraan pelaku pasar saham.

Ada sekitar 6,2 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di bawah rata-rata harian sebanyak 7,1 miliar lembar saham.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads