Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 13 poin pada perdagangan perdana setelah HUT ke-70 Republik Indonesia (RI). Investor asing masih belum berhenti melepas saham.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 13.486 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 13.785 per dolar AS.
Pada perdagangan pre opening, IHSG melemah 13,042 poin (0,28%) ke level 4.572,349. Sedangkan Indeks LQ45 turun 3,338 poin (0,43%) ke level 773,119.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor melepas saham sambil menunggu pengumuman BI Rate oleh Bank Indonesia siang nanti. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 26,810 poin (0,58%) ke level 4.558,581. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 6,716 poin (0,89%) ke level 769,543.
Akhir pekan lalu, IHSG menutup perdagangan dengan stagnan setelah bergerak fluktuatif. Investor asing menjual bersih hingga sekitar Rp 400 miliar.
Wall Street menguat di awal pekan berkat data ekonomi yang solid, salah satunya adalah sektor perusahaan. Investor memborong saham bioteknologi dan media.
Bursa-bursa regional rata-rata dibuka positif pagi hari ini, dipimpin oleh bursa China. Penguatan pasar Asia belum terlalu tinggi dan masih terbatas.
Berikut situasi di bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 28,47 poin (0,14%) ke level 20.648,73.
- Indeks Hang Seng melemah 176,38 poin (0,74%) ke level 23.814,65.
- Indeks Komposit Shanghai bertambah 28,33 poin (0,71%) ke level 3.993,67.
- Indeks Straits Times menguat 13,93 poin (0,45%) ke level 3.081,28.











































