Ledakan Bom di Bangkok Bikin Baht Jatuh ke Titik Terendah

Ledakan Bom di Bangkok Bikin Baht Jatuh ke Titik Terendah

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 18 Agu 2015 11:05 WIB
Ledakan Bom di Bangkok Bikin Baht Jatuh ke Titik Terendah
Salah satu ATM di Bangkok (Foto: AFP)
Wellington - Ledakan bom di Kuil Erawan, Bangkok, Thailand membuat nilai tukar baht jatuh ke titik terendahnya dalam 8 tahun terakhir. Pelemahan baht juga terimbas dari anjloknya harga-harga komoditas.

Nilai tukar baht turun 0,8%, dolar AS berada di 35,648 per baht pada perdagangan Selasa. Ini setara posisi terendahnya sejak 23 April 2009.

Menjelang siang ini, dolar AS berada di kisaran 35,523 per baht. Tak hanya terhadap dolar AS, baht juga melemah terhadap dolar Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baht juga selama ini sudah terkena imbas dari pelemahan yuan yang disengaja oleh bank sentral China. Belum lagi ditambah harga komoditas yang turun.

Salah satu komoditas yang anjlok adalah harga minyak dunia yang menyentuh titik terendahnya sejak Maret 2009.

"Kekhawatiran yang muncul adalah kombinasi dari fundamental negatif dan kabar The Fed menaikkan suku bunga, mirip seperti krisis moneter 1997-1998," kata Michael Every, Kepala Riset Rabobank Group di Hong Kong kepada Bloomberg, seperti dikutip Straits Times, Selasa (18/8/2015).

Seperti diketahui, korban ledakan bom di Bangkok kini bertambah jadi 21 orang. Tujuh korban tewas di antaranya merupakan warga negara asing dari China, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.

Sebanyak 123 orang lainnya mengalami luka-luka dalam ledakan tersebut. Ledakan bom itu melanda kuil Erawan yang berada di perempatan jalanan Ratchaprasong, Bangkok yang ramai dan kerap didatangi wisatawan.

Saat ledakan terjadi pada Senin (17/8/2015) malam waktu setempat, kuil ini tengah dipenuhi orang dan jalanan di sekitarnya padat kendaraan. Belum ada pihak maupun kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini.

(ang/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads