Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 13.777 dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 13.785 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 13,042 poin (0,28%) ke level 4.572,349 di perdagangan perdana setelah HUT ke-70 Republik Indonesia (RI). Investor asing masih belum berhenti melepas saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks tetap bergerak di zona merah setelah pengumuman BPS tersebut. Posisi terendah yang sempat disinggahi IHSG ada di level 4.526,794.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG jatuh 42,652 poin (0,93%) ke level 4.542,739 bersamaan dengan jatuhnya bursa-bursa Asia. Rendahnya harga-harga komoditas, seperti minyak dunia, menjadi sentimen negatif.
Bank Indonesia (BI) menahan BI Rate di 7,5%. Tingkat suku bunga acuan ini sudah tidak berubah sejak awal tahun ini.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Selasa (18/8/2015), IHSG terjun 74,913 poin (1,63%) ke level 4.510,478. Sementara Indeks LQ45 menukik 14,872 poin (1,92%) ke level 761,585.
Saham-saham unggulan langsung terkena aksi jual. Seluruh indeks sektoral melemah di zona merah, tak satu pun bisa menguat.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 513,751 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 208.027 kali dengan volume 4,127 miliar lembar saham senilai Rp 4,126 triliun. Sebanyak 56 saham naik, 220 turun, dan 67 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia membuntuti koreksi tajam pasar saham China dan akhirnya menutup perdagangan dengan kompak melemah. Bursa China anjlok hingga lebih dari 6%
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 65,79 poin (0,32%) ke level 20.554,47.
- Indeks Hang Seng anjlok 339,68 poin (1,43%) ke level 23.474,97.
- Indeks Komposit Shanghai terjun bebas 245,50 poin (6,15%) ke level 3.748,16.
- Indeks Straits Times turun 11,02 poin (0,36%) ke level 3.056,33.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 500 ke Rp 11.000, Surya Toto (TOTO) naik Rp 300 ke Rp 5.700, XL Axiata (EXCL) naik Rp 280 ke Rp 2.880, dan Impack (IMPC) naik Rp 200 ke Rp 9.300.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 950 ke Rp 18.175, Indocement (INTP) turun Rp 850 ke Rp 18.100, Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 790 ke Rp 2.800, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 7 ke Rp 80.000.
(ang/hen)











































