Dana asing terus mengalir ke luar lantai bursa tahun ini. Investor asing mencatatkan penjualan bersih hingga Rp 4,3 triliun sampai perdagangan Jumat kemarin.
Padahal tahun lalu dana asing sekitar Rp 40 triliun parkir di Bursa Efek Indonesia (BEI). Akibat aksi jual saham ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah jatuh hingga ke titik terendahnya tahun ini di kisaran level 4.300.
Pada penutupan perdagangan Jumat kemarin, IHSG anjlok 105,9 poin (2,4%) ke level 4.335,953. Pada hari itu investor asing menarik dana hingga Rp 770 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam siaran pers yang dirilis BEI, Minggu (23/8/2015), aktivitas perdagangan saham di periode 18 Agustus 2015 hingga 21 Agustus 2015 secara rata-rata mengalami peningkatan jika dibandingkan sepekan sebelumnya.
Rata-rata nilai transaksi harian meningkat sebesar 1,41% dari Rp 4,66 triliun menjadi Rp 4,73 triliun. Sementara itu rata-rata volume dan frekuensi transaksi masing-masing turun sebesar 5,03% dan 5,94%.
Sementara total emisi obligasi dan sukuk korporasi yang tercatat di BEI di sepanjang tahun ini berjumlah 36 emisi dengan nilai emisi Rp 47,07 triliun.
Dari sisi nilai emisi, jumlah total emisi obligasi dan sukuk korporasi sampai dengan akhir pekan ini (year to date) telah melampaui pencapaian di sepanjang 2014 dengan total nilai emisi Rp 46,84 triliun dari hasil penerbitan 49 obligasi dan sukuk.
Dengan demikian, total nilai emisi obligasi dan sukuk sampai dengan saat ini berjumlah 271 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 246,66 triliun dan US$ 100 juta, diterbitkan oleh 104 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat EBA senilai Rp 2,71 triliun.
(ang/ang)











































