Indeks Komposit Shanghai di Bursa China jatuh paling dalam, pagi tadi sempat anjlok hingga 8,4%. Banyak emiten besar di China, termasuk perusahaan milik negara, yang perdagangan sahamnya dihentikan karena sudah anjlok hingga 10% pagi tadi.
Indeks Komposit Shenzen yang memuat saham perusahaan-perusahaan skala kecil juga menderita koreksi tajam, hingga 7,5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada tiga faktor yang memicu aksi jual panik ini, seperti dikutip dari CNN, Senin (24/8/2015), yaitu:
- Kekhawatiran ekonomi China melambat lebih awal dari prediksi analis
- Ketidakpastian dari The Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunganya
- Imbas dari anjloknya harga minyak dunia yang sekarang diperdagangkan di kisaran US$ 40 per barel, posisi terendahnya dalam enam tahun terakhir.
- IHSG anjlok 205,456 poin (4,74%) ke level 4.129,466.
- Indeks Nikkei 225 jatuh 623,34 poin (3,21%) ke level 18.812,49.
- Indeks Hang Seng ambruk 780,54 poin (3,48%) ke level 21.629,08.
- Indeks Komposit Shanghai menukik 273,25 poin (7,79%) ke level 3.234,49.
- Indeks Straits Times amblas 77,33 poin (2,60%) ke level 2.893,68.











































