Bursa Asia Berguguran, China Anjlok Hingga 8%

Bursa Asia Berguguran, China Anjlok Hingga 8%

Angga Aliya - detikFinance
Senin, 24 Agu 2015 10:09 WIB
Bursa Asia Berguguran, China Anjlok Hingga 8%
Foto: Reuters
Jakarta - Pasar saham Asia mengalami koreksi tajam pagi ini. Aksi jual masif terjadi akibat kekhawatiran melambatnya perekonomian global.

Indeks Komposit Shanghai di Bursa China jatuh paling dalam, pagi tadi sempat anjlok hingga 8,4%. Banyak emiten besar di China, termasuk perusahaan milik negara, yang perdagangan sahamnya dihentikan karena sudah anjlok hingga 10% pagi tadi.

Indeks Komposit Shenzen yang memuat saham perusahaan-perusahaan skala kecil juga menderita koreksi tajam, hingga 7,5%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di Jepang, Indeks Nikkei dibuka jatuh 2,7%, sedangkan KOSPI kehilangan 0,9%, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk lebih dari 2%.

Ada tiga faktor yang memicu aksi jual panik ini, seperti dikutip dari CNN, Senin (24/8/2015), yaitu:

  1. Kekhawatiran ekonomi China melambat lebih awal dari prediksi analis
  2. Ketidakpastian dari The Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunganya
  3. Imbas dari anjloknya harga minyak dunia yang sekarang diperdagangkan di kisaran US$ 40 per barel, posisi terendahnya dalam enam tahun terakhir.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia menjelang siang ini:

  • IHSG anjlok 205,456 poin (4,74%) ke level 4.129,466.
  • Indeks Nikkei 225 jatuh 623,34 poin (3,21%) ke level 18.812,49.
  • Indeks Hang Seng ambruk 780,54 poin (3,48%) ke level 21.629,08.
  • Indeks Komposit Shanghai menukik 273,25 poin (7,79%) ke level 3.234,49.
  • Indeks Straits Times amblas 77,33 poin (2,60%) ke level 2.893,68.
(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads