Pasar Saham China Anjlok 8%, Siap 'Diguyur' Rp 1.200 Triliun

Pasar Saham China Anjlok 8%, Siap 'Diguyur' Rp 1.200 Triliun

Angga Aliya - detikFinance
Senin, 24 Agu 2015 12:08 WIB
Pasar Saham China Anjlok 8%, Siap Diguyur Rp 1.200 Triliun
Foto: AFP
Shanghai - Pasar saham China kembali mengalami koreksi tajam, pagi tadi dibuka anjlok hingga 8%. Anjloknya pasar saham terjadi di tengah maraknya sentimen negatif.

Sentimen negatif tersebut adalah prediksi melambatnya ekonomi Negeri Tirai Bambu yang lebih cepat dari prediksi analis. Selain itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat juga memberi sentimen negatif.

Namun ternyata ada sentimen positif yang beredar di pasar saham China, yaitu rencana industri dana pensiun yang memborong saham hingga senilai 600 miliar yuan atau sekitar US$ 97 miliar (Rp 1.200 triliun).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perhitungannya begini, seperti dikutip CNBC, Senin (24/8/2015), pekan lalu pemerintah setempat mengizinkan pengelola dana pensiun untuk berinvestasi hingga 30% dari total asetnya di pasar saham.

Selama ini, pengelola dana pensiun China hanya memutar uang di deposito dan obligasi. Secara total, aset yang dikelola oleh dana pensiun China mencapai 2 triliun yuan.

Nah, 30% dari 2 triliun yuan itu setara 600 yuan atau sekitar Rp 1.200 triliun. Namun sayangnya, meski ada sentimen positif tersebut ternyata sentimen dari luar negeri lebih terasa.

Akhirnya, pasar saham China dibuka anjlok 8% dan menjelang siang ini masih jatuh sekitar 7,7%.

(ang/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads