Stimulus tersebut adalah rencana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengguyur pasar saham dengan dana Rp 10 triliun. Dana sebanyak itu akan digunakan emiten BUMN untuk membeli kembali (buyback) saham-sahamnya sendiri di pasar modal.
Menurut Analis First Asia Capital, David Sutyanto, perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini masih mengalami tekanan dari pelemahan rupiah atas dolar AS dan merosotnya kembali harga komoditas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak perlu menunggu sampai akhir perdagangan karena IHSG sudah melesat tinggi sejak pembukaan pagi tadi. IHSG naik 18,487 poin (0,44%) ke level 4.182,216 pada pembukaan.
Hingga pukul 10.00 waktu JATS, IHSG melonjak 109,144 poin (2,63%) ke level 4.273,088. Posisi tertinggi IHSG hingga menjelang siang ini ada di 4.301,775.
(ang/dnl)











































