Wall Street Masih Lesu

Wall Street Masih Lesu

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2015 06:55 WIB
Wall Street Masih Lesu
Foto: Reuters
New York - Di awal pembukaan perdagangan, bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) naik hingga 1% lebih. Namun pada penutupan, bursa Wall Street tak bisa bertahan di zona hijau dan kembali negatif.

Investor disebut-sebut masih mengkhawatirkan kondisi yang terjadi pada ekonomi China. Pasar saham berbalik ke zona negatif, setelah sempat naik hampir 3%.

Perlambatan ekonomi China dikhawatirkan bisa menahan laju pertumbuhan ekonomi dunia. Aksi pemangkasan bunga acuan oleh bank sentral China dinilai belum cukup mendorong perekonomian di negara tirai bambu tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemangkasan suku bunga acuan ini dilakukan, setelah kemarin bursa saham China anjlok 8%, dan di Senin awal pekan jatuh 8,5%.

"Orang-orang masih gugup dengan apa yang terjadi di luar negeri, itu terlihat dari pergerakan pasar saham hari ini," kata Analis, Paul Nolte, dilansir dari Reuters, Rabu (26/8/2015).

Indeks saham Dow Jones turun 204,91 poin (1,29%) ke 15.666,44. Indeks S&P 500 turun 25,59 poin (1,35%) ke 1.867,62. Sementara indeks Nasdaq turun 19,76 poin (0,44%) ke 4.506,49.

Volume transaksi saham cukup tinggi, mencapai 10,4 miliar lembar. Ini di atas rata-rata harian, yaitu 7,5 miliar lembar saham pada bulan ini.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads