Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 27,680 poin (0,65%) ke level 4.200,821 akibat sentimen negatif dari pasar global. Aksi jual investor asing memaksa IHSG tinggalkan lagi level 4.200.
Indeks belum mampu menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan. Indeks sempat meluncur ke titik terendahnya hari ini di 4.161,212.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan yang kemarin naik tinggi langsung jadi target aksi jual investor asing. Investor domestik memburu saham tambang dan bank.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 164.088 kali dengan volume 2,844 miliar lembar saham senilai Rp 2,91 triliun. Sebanyak 75 saham naik, 186 turun, dan 52 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata masih bergerak negatif hingga siang hari ini. Hanya pasar saham Jepang yang berhasil positif.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menanjak 185,22 poin (1,04%) ke level 17.991,92.
- Indeks Hang Seng anjlok 257,72 poin (1,20%) ke level 21.147,24.
- Indeks Komposit Shanghai jatuh 61,98 poin (2,09%) ke level 2.902,98.
- Indeks Straits Times amblas 35,09 poin (1,22%) ke level 2.851,20.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.000 ke Rp 36.100, United Tractor (UNTR) turun Rp 900 ke Rp 16.375, Matahari (LPPF) turun Rp 675 ke Rp 14.975, dan Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 675 ke Rp 26.625.
(ang/dnl)











































