Indosat Rugi Rp 733 Miliar di Semester I, Berkurang 34%

Indosat Rugi Rp 733 Miliar di Semester I, Berkurang 34%

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 28 Agu 2015 17:58 WIB
Indosat Rugi Rp 733 Miliar di Semester I, Berkurang 34%
Jakarta -

Operator seluler, PT Indosat Tbk (ISAT) mengalami rugi bersih Rp 733,8 miliar sepanjang semester I-2015. Menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang rugi sebesar Rp 1,117 triliun.

Kinerja Indosat yang berhasil menekan kerugian ini ditopang pertumbuhan pendapatan perseroan sebanyak 8,7%. Sepanjang semester I-2015, Indosat berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 12,62 triliun, naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 11,613 triliun.

Selain itu, anak usaha perusahaan asal Qatar, Ooredoo ini juga menderita kerugian kurs akibat pelemahan rupiah sebesar Rp 996,5 miliar selama semester pertama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Division Head Investor Communication Indosat Andromeda Tristanto mengatakan, pendapatan dari seluler masih jadi penyumbang terbesar Indosat dengan kontribusi 81%. Disusul pendapatan dari layanan data tetap sebanyak 15%, dan telepon tetap sebesar 4%.

"Selain kenaikan pendapatan, total utang Indosat juga naik sebesar 30,9% dibanding periode yang sama tahun lalu dari Rp 21,6 triliun menjadi Rp 28,28 triliun," jelas Andromeda ditemui di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2015).

Kenaikan utang, kata Andromeda, terjadi karena perusahaan mengambil kebijakan penarikan fasilitas pinjaman baru untuk persiapan percepatan pelunasan obligasi dalam dolar dan menggantinya ke utang rupiah.

Dari sisi pelanggan, Indosat berhasil menambah sebanyak 13,6 juta langganan baru atau tumbuh sebesar 24,7%. Jumlah pelanggan Indosat hingga akhir semester satu tercatat sebanyak 68,5 juta pelanggan. Sementara, total menara BTS (base tranceiver station) juga bertambah menjadi 42.969 dari tahun lalu di periode yang sama sebanyak 34.556 tower.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads