Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 0,802 poin (0,02%) ke level 4.447,003 setelah tiga hari perdagangan terakhir menguat. Bursa Asia yang melemah memberi sentimen negatif.
Investor mulai mengambil untung, sehingga IHSG sempat jatuh ke zona merah. Namun aksi beli investor domestik membuat IHSG menanjak secara perlahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sempat menanjak hingga ke titik tertingginya di 4.481,099. Saham-saham komoditas dan konsumer melesat paling tinggi.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 104.686 kali dengan volume 2,795 miliar lembar saham senilai Rp 2,612 triliun. Sebanyak 139 saham naik, 100 turun, dan 75 saham stagnan.
Pasar saham China jatuh paling dalam di antara bursa-bursa Asia. Aksi jual muncul setelah pekan lalu bursa regional kompak menguat.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 363,88 poin (1,90%) ke level 18.772,44.
- Indeks Hang Seng turun 165,95 poin (0,77%) ke level 21.446,44.
- Indeks Komposit Shanghai jatuh 84,27 poin (2,61%) ke level 3.148,08.
- Indeks Straits Times melemah 18,51 poin (0,63%) ke level 2.937,43.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 375 ke Rp 18.925, Bank of India (BSWD) turun Rp 370 ke Rp 3.350, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 250 ke Rp 9.100, dan Inti Bangun (IBST) turun Rp 250 ke Rp 2.550.
(ang/dnl)











































