Mengakhiri perdagangan, Rabu (2/9/2015), IHSG ditutup berkurang 11,166 poin (0,25%) ke level 4.401,293. Sementara Indeks LQ45 ditutup mundur 2,872 poin (0,38%) ke level 746,105.
Semalam bursa saham Wall Street berhasil ditutup positif hampir 2%. Meski sentimen perlambatan ekonomi China dan gejolak ekonomi dunia masih terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan akan positif mengikuti pergerakan pasar saham global dan regional. Tetap waspada aksi profit taking.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 288,83 poin (1,60%) ke level 18.384,23.
- Indeks Straits Times naik tipis 1,08 poin (0,04%) ke level 2.879,21.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi setelah berfluktuasi cukup besar. Indeks turun sebesar -11 poin (-0,25%) ke 4.401.
IHSG mampu bertahan ditengah penurunan sentimen indeks global. Pentupan hari kemarin kembali memberikan indikasi dan menguatkan bahwa penurunan IHSG relatif terbatas dengan kecenderungan bertahan dan didukung dari indikator teknikal lainnya seperti: MACD, PSAR, dan ROC yang sudah mulai bergerak naik.
Estimasi pergerakan indeks hari ini berada di 4.350 β 4.511.
Indeks bursa saham global: AS, Eropa ditutup naik (rebound) setelah sehari sebelumnya mengalami penurunan tajam.
Begitu pun juga dengan Minyak (Oil WTI) ditutup naik (rebound) sebesar 1,86 dollar AS menjadi 46,05 dollar AS atau naik sebesar 4,21%. Emas ditutup turun - 0,54% menjadi 1.133.
OSO Securities
IHSG kemarin ditutup terkoreksi melanjutkan pelemahan pada hari sebelumnya. IHSG ditutup turun sebesar 0.25% ke level 4,401.29. Aksi profit taking pelaku pasar domestik mewarnai perdagangan kemarin seiring dengan terus terdepresiasinya rupiah dengan turun 0.28% ke level 14,137 yang membuat IHSG sulit untuk bergerak naik. Mayoritas indeks sektoral ditutup melemah, dimana pelemahan tertinggi terjadi pada indeks sektor Mining dan property yang masing-masing ditutup turun sebesar 1.15% dan 0.84%. Pelaku pasar asing mencatatkan net sell sebesar Rp 553.03 miliar.
Sementara itu, ditengah pelemahan yang terjadi pada bursa Asia, bursa AS semalam berhasil rebound dengan menacatatkan penguatan cukup signifikan, dimana indeks utama AS rata-rata berhasil ditutup diatas 1.8%. Indeks Dow Jones naik sebesar 1.82% ke level 16,351.38, indeks S&P 500 menguat sebesar 1.83% ke level 1.948.86 dan indeks Nasdaq menguat sebesar 2.46% ke level 4,749.98. Rilisnya data Employment Change Agustus yang naik menjadi 190K dari sebelumnya 177K menjadi katalis positif pada perdagangan semalam.
Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat seiring positifnya mayoritas bursa Asia yang dibuka pagi ini. Secara teknikal, indicator MFI terlihat bergerak flat inline dengan indicator MACD histogram. Sedangkan indicator Stochastic Oscillator menunjukkan rawan koreksi. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4350-4450.
(ang/ang)











































