Asing Masih Lepas Saham, IHSG Tetap Naik 25 Poin

Sesi I

Asing Masih Lepas Saham, IHSG Tetap Naik 25 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 03 Sep 2015 12:15 WIB
Asing Masih Lepas Saham, IHSG Tetap Naik 25 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa naik 25 poin meski dihambat aksi jual saham oleh investor asing. Saham konstruksi dan perkebunan naik tinggi.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 26,660 poin (0,61%) ke level 4.427,953 didorong penguatan bursa saham global dan regional. Saham-saham unggulan dibeli investor domestik.

Indeks bertahan positif di zona merah berkat aksi beli tersebut. Posisi tertinggi yang bisa diraih IHSG siang ini ada di level 4.439,561.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (3/9/2015), IHSG menguat 25,081 poin (0,57%) ke level 4.426,374. Sementara Indeks LQ45 bertambah 5,025 poin (0,67%) ke level 751,130.

Aksi beli banyak dilakukan oleh investor domestik di saham-saham unggulan. Seluruh indeks sektoral kompak menguat di zona hijau.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 107.686 kali dengan volume 2,701 miliar lembar saham senilai Rp 2,004 triliun. Sebanyak 155 saham naik, 78 turun, dan 91 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih bergerak variatif hingga siang hari ini. Pelaku pasar Asia masih dibayangi rencana The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 234,56 poin (1,30%) ke level 18.329,96.
  • Indeks Hang Seng jatuh 250,49 poin (1,18%) ke level 20.934,94.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 6,46 poin (0,20%) ke level 3.160,17.
  • Indeks Straits Times menguat 27,72 poin (0,96%) ke level 2.905,85.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah United Tractor (UNTR) naik Rp 1.175 ke Rp 19.425, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 975 ke Rp 76.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 550 ke Rp 43.350, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 275 ke Rp 6.950.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 6.500 ke Rp 135.000, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 300 ke Rp 3.190, Matahari (LPPF) turun Rp 250 ke Rp 16.050, dan Ancol (PJAA) turun Rp 145 ke Rp 2.045.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads