Koreksi Berkurang, IHSG Sekarang Stagnan

Sesi I

Koreksi Berkurang, IHSG Sekarang Stagnan

Angga Aliya - detikFinance
Jumat, 04 Sep 2015 11:40 WIB
Koreksi Berkurang, IHSG Sekarang Stagnan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak datar di tengah perdagangan yang sepi. Jatuhnya bursa-bursa Asia memberi sentimen negatif.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 10,646 poin (0,24%) ke level 4.422,465 akibat tekanan jual, terutama dilakukan investor asing. Sentimen yang beredar dari pasar saham global dan regional juga tak banyak membantu.

Tak lama setelah pembukaan perdagangan, IHSG langsung meluncur ke titik terendahnya di 4.414,977. Aksi beli investor domestik bisa mengurangi koreksi IHSG secara perlahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (4/9/2015), IHSG turun tipis 2,241 poin (0,05%) ke level 4.430,870. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 1,504 poin (0,20%) ke level 751,667.

Saham-saham yang kemarin sudah naik tinggi mulai dilepas investor. Lima sektor melemah, sementara lima sektor lainnya berhasil menguat.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 111.012 kali dengan volume 2,25 miliar lembar saham senilai Rp 1,686 triliun. Sebanyak 94 saham naik, 136 turun, dan 73 saham stagnan.

Bursa-bursa regional kompak melemah hingga siang hari ini. Aksi jual asing di pasar saham Jepang menghasilkan koreksi hingga 3% di Indeks Nikkei.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 terjun 563,39 poin (3,10%) ke level 17.619,00.
  • Indeks Hang Seng melemah 125,44 poin (0,60%) ke level 20.809,50.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 6,46 poin (0,20%) ke level 3.160,17.
  • Indeks Straits Times anjlok 42,53 poin (1,46%) ke level 2.863,90.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 900 ke Rp 11.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 625 ke Rp 20.550, Unilever (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 38.875, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 225 ke Rp 76.475.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 5.000 ke Rp 130.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 475 ke Rp 42.600, Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 475 ke Rp 27.525, dan Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 26.500.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads