Dolar AS Sudah Rp 14.000, Dirut Mandiri: Sudah Ketinggian

Dolar AS Sudah Rp 14.000, Dirut Mandiri: Sudah Ketinggian

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 07 Sep 2015 14:28 WIB
Dolar AS Sudah Rp 14.000, Dirut Mandiri: Sudah Ketinggian
Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) masih perkasa terhadap rupiah. Posisi Rp 14.000 dianggap sudah terlalu tinggi.

"Sebenarnya real effective exchange harusnya di Rp 13.000, sekarang sudah ketinggian, ini cuma masalah emosional saja," kata Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin di acara diskusi di Jakarta, Senin (7/9/2015).

Melonjaknya dolar AS, kata dia, karena terlalu banyak berita negatif yang beredar baik di dalam negeri maupun luar negeri. Semakin banyak kabar negatif, maka rupiah akan semakin terpuruk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena banyak berita buruk orang jadi pada beli dolar, harusnya kan Rp 13.000. Ini efek emosional saja, efek psikologis saja. Dari dalam (negeri) beritanya jelek-jelek, dari luar (negeri) juga," kata Budi.

Budi pun berharap media massa di tanah air tidak berlebihan memberitakan pelemahan rupiah. Ia khawatir dolar AS bisa tembus Rp 15.000 jika terus dihajar kabar buruk.

"Kalau diberitakan jelek terus rupiah tembus juga ke Rp 15.000. Efek psikologis dan emosi. Pelaku pasar kan juga manusia," ujarnya.

(ang/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads