Turun 18 Poin, IHSG Lengser dari Level 4.300

Sesi I

Turun 18 Poin, IHSG Lengser dari Level 4.300

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 08 Sep 2015 12:14 WIB
Turun 18 Poin, IHSG Lengser dari Level 4.300
Foto: Rachman/detikFoto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di kisaran level 4.200 setelah turun 18 poin. Investor asing paling banyak melepas saham.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 19,192 poin (0,45%) ke level 4.282,173 melanjutkan koreksi kemarin. Tidak ada sentimen positif yang bisa membawa IHSG ke zona hijau.

Investor domestik masih berani berburu saham-saham unggulan yang sudah murah. IHSG pun sempat naik ke zona hijau berkat aksi beli ini meski akhirnya turun lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (8/9/2015), IHSG melemah 18.194 poin (0,42%) ke level 4.283,171. Sementara Indeks LQ45 berkurang 3,692 poin (0,51%) ke level 720,240.

Saham-saham unggulan kembali terkena koreksi cukup dalam. Aksi jual investor asing pun berlanjut.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 111.924 kali dengan volume 2,33 miliar lembar saham senilai Rp 2,102 triliun. Sebanyak 105 saham naik, 120 turun, dan 78 saham stagnan.

Bursa-bursa regional rata-rata masih bergerak negatif hingga siang hari ini. Minimnya sentimen positis membuat pelaku pasar memilih lepas saham.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 306,59 poin (1,72%) ke level 17.553,88.
  • Indeks Hang Seng naik tipis 9,15 poin (0,04%) ke level 20.592,67.
  • Indeks Komposit Shanghai jatuh 42,37 poin (1,38%) ke level 3.038,05.
  • Indeks Straits Times melemah 18,73 poin (0,66%) ke level 2.833,68.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Mitra Keluarga (MIKA) naik Rp 525 ke Rp 27.000, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 300 ke Rp 8.675, Dharma Satya (DSNG) naik Rp 125 ke Rp 2.675, dan AKR Corporindo (AKRA) naik Rp 125 ke Rp 5.675.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 975 ke Rp 75.000, Indocement (INTP) turun Rp 625 ke Rp 17.700, Unilever (UNVR) turun Rp 625 ke Rp 37.525, dan Matahari (LPPF) turun Rp 375 ke Rp 15.325.

(ang/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads