Investor Asing Hambat Penguatan IHSG, Masih Bisa Naik 16 Poin

Sesi I

Investor Asing Hambat Penguatan IHSG, Masih Bisa Naik 16 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Rabu, 09 Sep 2015 12:15 WIB
Investor Asing Hambat Penguatan IHSG, Masih Bisa Naik 16 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa naik 16 poin meski terhambat aksi jual investor asing. Investor domestik berburu saham-saham unggulan.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 28,894 poin (0,67%) ke level 4.347,485 didorong sentimen positif dari pasar global. Investor menanti pengumuman stimulus keuangan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore nanti.

Indeks sempat naik tinggi di awal perdagangan, hingga ke titik tertingginya di 4.366,254. Aksi jual investor asing menghambat laju penguatan IHSG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi, Rabu (9/9/2015), IHSG bertambah 16,771 poin (0,39%) ke level 4.335,362. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 3,264 poin (0,45%) ke level 729,890.

Hampir seluruh indeks sektoral berhasil kompak menguat sejak, hanya sektor perbankan yang melemah. Saham-saham lapis dua juga masih bisa menguat.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 140.976 kali dengan volume 3,22 miliar lembar saham senilai Rp 2,733 triliun. Sebanyak 163 saham naik, 86 turun, dan 67 saham stagnan.

Bursa-bursa regional kompak menguat hingga siang hari ini. Sentimen positif beredar dari pasar global.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 meroket 991,33 poin (5,69%) ke level 18.418,41.
  • Indeks Hang Seng menanjak 630,50 poin (2,97%) ke level 21.889,54.
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 53,66 poin (1,69%) ke level 3.224,12.
  • Indeks Straits Times naik 12,23 poin (0,42%) ke level 2.897,55.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Mitra Keluarga (MIKA) naik Rp 875 ke Rp 27.525, Astra Agro (AALI) naik Rp 475 ke Rp 15.875, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 450 ke Rp 8.675, dan Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 275 ke Rp 9.075.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 17.950, Indocement (INTP) turun Rp 400 ke Rp 17.775, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 200 ke Rp 16.800, dan Impack (IMPC) turun Rp 200 ke Rp 8.800.

(ang/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads