Bursa Asia Masih Merah, IHSG Turun 19 Poin

Bursa Asia Masih Merah, IHSG Turun 19 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 10 Sep 2015 12:14 WIB
Bursa Asia Masih Merah, IHSG Turun 19 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu naik ke zona hijau gara-gara aksi jual investor asing. Lesunya bursa Asia memberi sentimen negatif.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 34,621 poin (0,80%) ke level 4.312,656 mengekor koreksi pasar saham regional dan global. Indeks kembali bergerak di kisaran 4.200.

Sempat jatuh hingga ke titik terendahnya di 4.290,683 sebelum koreksinya mulai melambat. Aksi beli investor domestik mengurangi pelemahan IHSG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (9/9/2015), IHSG melemah 19,140 poin (0,44%) ke level 4.328,137. Sementara Indeks LQ45 berkurang 4,171 poin (0,57%) ke level 728,061.

Saham-saham yang kemarin sempat naik langsung jadi sasaran empuk untuk aksi jual. Investor asing masih getol melepas saham.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 113.370 kali dengan volume 3,392 miliar lembar saham senilai Rp 2,29 triliun. Sebanyak 79 saham naik, 163 turun, dan 70 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih tak berdaya di zona merah hingga siang hari ini. Pasar saham Jepang yang sempat naik tinggi kini terjun bebas hingga lebih dari tiga persen.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 terjun 613,45 poin (3,27%) ke level 18.157,06.
  • Indeks Hang Seng jatuh 476,46 poin (2,15%) ke level 21.654,85.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 31,16 poin (0,96%) ke level 3.211,93.
  • Indeks Straits Times anjlok 40,64 poin (1,39%) ke level 2.887,54.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 425 ke Rp 9.675, Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 18.350, Matahari (LPPF) naik Rp 275 ke Rp 15.550, dan Bank Danamon (BDMN) naik Rp 245 ke Rp 3.780.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 750 ke Rp 74.250, Astra Agro (AALI) turun Rp 700 ke Rp 16.600, United Tractor (UNTR) turun Rp 525 ke Rp 17.475, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 275 ke Rp 8.675.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads