IPO Jasa Marga Tunggu Persetujuan Pemerintah

IPO Jasa Marga Tunggu Persetujuan Pemerintah

- detikFinance
Senin, 28 Feb 2005 13:12 WIB
Jakarta - Rencana IPO PT Jasa Marga (persero) hingga kini masih menunggu persetujuan dari pemerintah terutama Meneg BUMN. Hingga kini perseroan belum bisa memastikan kapan pelaksanaannya.Demikian disampaikan Direktur Keuangan Jasa Marga Djodjo Subagdja disela acara MoU dengan Bank Mandiri untuk perjanjian kredit Rp 300 miliar, di Kantor Pusat Bank Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (28/2/2005). "Sampai sekarang kita masih menunggu persetujuan dari pemerintah, terutama dari Meneg BUMN. Jadi belum tahu kapan akan dilaksanakan. Apakah tahun ini atau tidak," kata Djodjo.Djojo menjelaskan, IPO merupakan salah satu upaya untuk pendanaan perseroan selain melakukan pinjaman dari bank atau menerbitkan obligasi. Beberapa bank sampai saat ini telah menyatakan minatnya untuk mendanai kredit jalan tol Jasa Marga seperti BCA dan BNI selain yang sudah dilaksanakan degnan Bank Mandiri. Proses IPO Jasa Marga menurut Djojo, saat ini sangat tergantung dari kebijakan pemerintah terutama menyangkut peran Jasa Marga seperti yang tercantum dalam UU 38 tahun 2004 dimana dari sebelumnya menjadi regulator dan operator. Saat ini Jasa Marga murni menjalankan fungsinya sebagai operator jalan tol. Untuk tahun 2005, perseroan telah mendapat persetujuan dari Departemen Pekerjaan Umum pada 16-17 Februari lalu dalam membangun 4 proyek jalan tol yakni Cikampek-Palimanan sepanjang 114 km dengan dana Rp 4,5 triliun, Bogor ring road dari Sentul ke Taman Yasmin spanjang 11,5 km dengan investasi Rp 600 miliar, ruas Semarang-Solo sepanjang 24 km dengan dana Rp 1,2 triliun dan Gempol-Pasuruan sepanjang 43 km dengan dana Rp 2 triliun. Nilai keseluruhan 4 proyek itu hampir mencapai Rp 10 triliun dimana proyek baru akan dimulai September atau Oktober 2005. Selain itu Jasa Marga juga telah mendapatkan proyek untuk pengerjaan tol Medan-Binjai, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Depok-Antasari, Cinere-Jagorawi, Cikarang-Tanjung Priok dan Makassar Seksi 4 dengan total panjang keseluruhan 172,7 km dan dana sebesar Rp 10,731 triliun. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads