IHSG Bisa Bergerak Positif

Rekomendasi Saham

IHSG Bisa Bergerak Positif

Angga Aliya - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2015 08:56 WIB
IHSG Bisa Bergerak Positif
Foto: Rachman/detikFoto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 43 poin karena maraknya aksi jual di saham-saham unggulan. Pelaku pasar saham mengamankan portofolio sampai ada kejelasan mengenai bunga The Federal Reserve (The Fed).

Di penutupan perdagangan , Selasa (15/9/2015), IHSG berada di 4.347,160, turun 43,213 poin (0,98%).

Bursa saham Wall Street ditutup naik 1% lebih pada perdagangan Selasa. Ini didorong oleh positifnya data pengeluaran masyarakat di sektor kesehatan. Meski masih ada ketidakpastian soal rencana kenaikan bunga acuan oleh The Fed pada pekan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks Dow Jones naik 228,89 poin (1,4% ke 16.599,85. Indeks S&P 500 naik 1,28% ke 1.978,09. Sementara indeks Nasdaq naik 1,14% ke 4.860,52. Hampir semua sektor industri sahamnya naik.

Hari ini IHSG diperkirakan bisa bergerak di zona hijau membuntuti penguatan bursa global dan regional. Pelaku pasar tetap waspada tekanan jual investor asing.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 236,69 poin (1,31%) ke level 18.263,17.
  • Indeks Straits Times menguat 21,26 poin (0,75%) ke level 2.863,20.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
OSO Securities
Akhir perdagangan kemarin IHSG terkoreksi sebesar 0.98% ke level 4,347. Maraknya sentimen negatif dari bursa global maupun domestik membuat IHSG semakin tertekan. Rilisnya data trade balance bulan Agustus yang turun menjadi $0.43B dari periode sebelumnya $1.39B ikut menjadi penekan harga saham yang semakin mengkhawatirkan pelaku pasar akan pertumbuhan GDP Indonesia pada kuartal III ini yang diperkirakan kembali melambat. Selain itu tergerusnya rupiah hingga menyentuh leve 14.400.an juga menjadi katalis negatif pada perdagangan kemarin. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 253.01 miliar.

Dari bursa Asia, mayoritas indeks saham ditutup melemah dipimpin oleh indeks Shanghai yang kembali terkoreksi dalam sebesar 3.52%. Kekhawatiran pelaku pasar terhadap perekonomian China nampaknya kian besar dimana secara year to date China sudah mencatatkan penurunan sebesar 7.10%. Selain itu dari bursa Jepang, Nikkei berhasil ditutup di zona hijau dengan naik sebesar 0.34% sering dengan rilisnya interest rate yang tetap berada di 0%.

Sementara itu Bursa Wall Street berhasil ditutup di zona hijau ditengah penantian tingkat suku bunga AS yang akan ditentukan 2 hari lagi. Beberapa ekonom masih percaya bahwa the fed akan menaikkan suku bunga, namun masih banyak pula yang beranggapan bahwa the fed akan tetap menjaga suku buganya. Penguatan indeks utama Bursa Wall Street semalam didukung oleh kenaikan indeks sektor industry, yang sudah turun cukup dalam dari awal bulan September ini. Indeks Dow Jones naik sebesar 1,4% ke level 16,597. Indeks S&P 500 menguat sebesar 1,3% ke level 1978 dan indeks nasdaq naik 1,1% ke level 4,860.

Bursa Eropa juga berhasil mencatatkan penguatan pada perdagangan semalam seiring rilisnya data trade balance kawasan uni Eropa yang berhasil mencatatkan kenaikan sebesar €31.4B dari sebelumnya €26.4B. Indeks FTSE 100 naik 0.87% ke level 6,137.60,. indeks CAC 40 menguat sebesar 1.13% ke level 4,569.37 dan indeks DAX menguat sebesar 0.56% ke level 10,188.13.

Kami perkirakan IHSG hari ini kembali melemah, seiring dengan aksi profit taking, ditengah nilai tukar rupiah terhadap dollar yang sudah sangat mengkhawatirkan. Secara teknikal, indicator MACD histogram sudah mulai melemah di dukung oleh penurunan indikator stochastic oscilator yang menuju area netral dari sebelumnya berada di area over sold. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4302-4385.

Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi sebesar -43 poin (-0,98%) ke 4.347.

Dengan melihat penutupan indeks global pada malam hari kemarin, maka pergerakan IHSG hari ini akan berpotensi mengalami penguatan dengan EMA 20 sebagai resistance jangka pendek di 4.413.

Estimasi pergerakan indeks hari ini berada di 4.350 – 4.435.

Indeks bursa AS ditutup naik signifikan begitu pun juga dengan indeks bursa Eropa. Sementera indeks bursa Asia ditutup bervariasi.

Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq berada pada posisi resistance dan terindikasi membentuk pola ascending triangle.

Emas ditutup turun tipis di US$ 1.104 atau -0,29%. Minyak Bumi (OIL WTI) ditutup naik di US$ 46,14/barel atau 2,33%.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads