Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 14.455 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 14.436 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 13,545 poin (0,31%) ke level 4.346,058 berkat aksi beli selektif investor domestik. Pelaku pasar menanti keputusan soal suku bunga BI dan The Fed.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menguat 36,343 poin (0,84%) ke level 4.368,856 di tengah aksi lepas saham investor asing. Indeks dapat semangat dari penguatan bursa Asia.
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan BI Rate di 7,5%. Pelaku pasar sudah memprediksi bunga acuan BI masih akan ditahan.
Menutup perdagangan, Kamis (17/9/2015), IHSG melonjak 45,872 poin (1,06%) ke level 4.378,385. Sementara Indeks LQ45 menanjak 12,029 poin (1,65%) ke level 740,967.
Aksi beli selektif dilakukan oleh investor dalam negeri alias domestik. Saham-saham unggulan memimpin penguatan, seperti di sektor perbankan dan konsumer.
Transaksi investor asing hingga sore ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 678,805 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 225.732 kali dengan volume 5,544 miliar lembar saham senilai Rp 5,069 triliun. Sebanyak 157 saham naik, 107 turun, dan 89 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih kompak menguat hingga siang ini. Pelaku pasar optimistis The Fed akan naikkan suku bunga sesuai prediksi selama ini.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 260,67 poin (1,43%) ke level 18.432,27.
- Indeks Hang Seng turun 112,03 poin (0,51%) ke level 21.854,63.
- Indeks Komposit Shanghai jatuh 66,20 poin (2,10%) ke level 3.086,06.
- Indeks Straits Times naik 24,80 poin (0,86%) ke level 2.893,54.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Djakarta (DLTA) turun Rp 2.000 ke Rp 238.000, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 900 ke Rp 10.000, Multi Prima (LPIN) turun Rp 625 ke Rp 5.825, dan Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 500 ke Rp 5.975.
(ang/dnl)










































