Jelang Kenaikan Harga BBM, IHSG Turun 9,548 Poin
Senin, 28 Feb 2005 16:44 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/2/2005) turun 9,548 poin pada level 1073,828. Penurunan indeks dipicu oleh anjloknya harga saham unggulan disamping karena isu negatif penolakan kenaikan BBM.Indeks LQ45 turun 2,081 poin pada level 233,071, JII turun 1,481 poin pada level 171,034, MBX turun 2,458 poin pada level 285,811 dan DBX turun 2,601 poin pada level 250,155.Perdagangan di pasar reguler mencatat transasksi sebanyak 15.442 kali pada volume 2.457.272 lot saham senilai Rp 1,315 triliun sebanyak 37 saham naik, 80 saham turun dan 248 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top looser antara lain, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 800 menjadi Rp 15.400, Astra Internasional (ASII) turun Rp 450 menjadi Rp 10.800, Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 5.250, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 4.425 dan BCA (BBCA) turun Rp 25 menjadi Rp 3.275.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer diantaranya, Intenasional Nikel Indonesia (INCO) naik Rp 350 menjadi Rp 14.300, HM Sampurna (HMSP) naik Rp 100 menjadi Rp 8.150, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 75 menjadi Rp 4.775, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 50 menjadi Rp 3.550 dan Adhi Karya (ADHI) naik Rp 30 menjadi Rp 1.670.Menurut Edwin Sinaga, dari Kuo Capital Raharja, penurunan indeks sebagai aksi profit taking investor dengan menggunakan momentum penolakan kenaikan harga BBM. Penurunan IHSG terutama dimotori oleh saham Telkom dan Indosat karena ada kabar pertumbuhan Telkom dan Indosat tahun 2005 tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya akibat persaingan yang ketat antar operator selular.Edwin mengatakan, sentimen negatif dari kenaikan harga BBM tidak akan berlangsung lama. Pasalnya investor melihat perekonomian Indonesia masih terus terjaga seperti inflasi yang akan terus dijaga oleh pemerintah. Selain itu, laporan keuangan emiten diprediksikan akan membaik.
(mar/)











































