Rupiah dan IHSG Sama-sama Melemah Lagi

Rupiah dan IHSG Sama-sama Melemah Lagi

Angga Aliya - detikFinance
Senin, 28 Sep 2015 16:16 WIB
Rupiah dan IHSG Sama-sama Melemah Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum berhenti melemah. Kali ini jatuh 88 poin akibat tekanan jual dari investor asing.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 14.695 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 14.651 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 11,499 poin (0,40%) ke level 4.192,716 terseret koreksi pasar saham Asia. Sentimen negatif tersebut memicu aksi jual saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks jatuh semakin dalam akibat tekanan jual yang dilakukan investor asing. Saham-saham unggulan kembali jadi sasaran aksi jual.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG jatuh 68,263 poin (1,62%) ke level 4.141,176 jatuh semakin dalam siang tadi. Belum ada sentimen positif yang bisa mengangkat Indeks ke zona hijau.

Seluruh indeks sektoral jatuh ke zona merah akibat tekanan jual. Saham-saham lapis dua yang jatuh paling dalam.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (28/9/2015), IHSG anjlok 88,937 poin (2,11%) ke level 4.120,502. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 19,068 poin (2,73%) ke level 680,303.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 266,869 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 219.404 kali dengan volume 4,587 miliar lembar saham senilai Rp 4,099 triliun. Sebanyak 73 saham naik, 210 turun, dan 63 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih kompak melemah hingga siang hari ini. Koreksinya cukup dalam meski ada sentimen positif dari Wall Street yang menguat di akhir pekan lalu.

Bursa-bursa di Asia bergerak variatif hingga penutupan perdagangan sore ini. Hanya bursa saham China yang menguat sendirian di zona hijau.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 235,40 poin (1,32%) ke level 17.645,11.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 8,41 poin (0,27%) ke level 3.100,76.
  • Indeks Straits Times jatuh 39,52 poin (1,40%) ke level 2.793,12.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 650 ke Rp 76.400, Indomobil (IMAS) naik Rp 145 ke Rp 2.895, Dharma Satya (DSNG) naik Rp 110 ke Rp 2.950, dan Ultra Jaya (ULTJ) naik Rp 100 ke Rp 3.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 2.000 ke Rp 130.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.250 ke Rp 40.500, Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 1.100 ke Rp 28.650, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 950 ke Rp 16.575.

(ang/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads